Komarudin Watubun: Titik Besar Indonesia Bermula di Maluku

Komarudin Watubun: Titik Besar Indonesia Bermula di Maluku

jpnn.com, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR Komarudin Watubun mengatakan, Maluku merupakan sejarah peradaban yang besar dengan rempar-rempahnya.

Menurut pria yang karib disapa Bung Komar itu, titik besar Indonesia pun bermula di Maluku.

“Imprealisme dan kolonialisme juga awal terjadinya di sana,” ujar Komarudin saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk Menuju Republik Indonesia (RI) Jaya Adidaya dan Tata Dunia Baru Yang Adil Damai Abad 21 di Gedung Joeang 45, Jakarta, Rabu (8/8).

Seminar yang diselenggarakan Yayasan Lima Sila Pancasila itu juga menghadirkan beberapa figur kondang.

Di antaranya, Azyumardi Azra yang merupakan alumnus Columbia University, Willy Arafah (alumnus San Beda Graduate School of Business Manila), dan Purwo Santoso (Fisipol UGM).

Dalam kesempatan itu, Komarudin juga membedah bukunya yang berjudul Staging Point RI Abad 21.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, dirinya menulis buku tersebut berdasarkan hasil riset 800 tahun ke belakang.

Komarudin menambahkan, pada zaman dahulu Portugal membangun benteng yang menjadi pusat peradaban dunia seperti di Hiroshima, Nagasaki, Hong Kong, Singapura, dan Maluku.

“Semua daerah tersebut tetap eksis, bahkan go international. Namun, tidak dengan Maluku,” ujar Komarudin.

Ketua Bidang Kehormatan PDIP itu menjelaskan, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) dengan keahlian mumpuni.

Akan tetapi, semua SDM itu cerai-berai karena tidak terkoordinasi untuk mengelola sumber daya alam (SDA).

“Jadi, harus kita link antara akademisi dengan konstitusi. Lalu, konstitusi menjadi pemandu pemerintahan untuk melaksanakan pembangunan,” ujar Komarudin. (jos/jpnn)

—–

https://www.jpnn.com/news/komarudin-watubun-titik-besar-indonesia-bermula-di-maluku
Rabu, 08 Agustus 2018 – 21:55 WIB

Tinggalkan Balasan