50 Shares Peluru Nyasar di DPR, PDI Perjuangan Usulkan DPR Pindah Ke Kalimantan

50 Shares Peluru Nyasar di DPR, PDI Perjuangan Usulkan DPR Pindah Ke Kalimantan

Jakarta,  Gatra.com- Politisi PDI Perjuangan Komarudin Watubun merespon adanya peluru nyasar yang bersarang di beberapa ruang Anggota DPR. Bahkan, pada hari ini, peluru terakhir juga ditemukan di ruang kerja rekan separtainya, Effendi Simbolan.

Menurut Komarudin, polisi harus mengungkapkan dan menginvestigasi secara serius terkait peristiwa penembakan yang mengarah ke gedung Anggota DPR. Apalagi, DPR merupakan salah satu simbol negara.

Karena itu, ia juga menyerukan, kepada semua pihak untuk menahan diri, dan tidak berbicara tanpa data dan fakta. Apalagi, jika peristiwa peluru nyasar dikaitkan dengan musim politik yang sedang berlangsung.

“Jadi harus dilakukan serius diungkapkan polisi, jangan hanya bilang peluru nyasar. Saya takutkan ini jadi seperti korupsi, menjadi barang yang biasa-biasa saja itu,” katanya kepada Gatra.com, di bilangan Senayan, Kamis (18/10).

Selanjutnya, ia menyangsikan, apabila penembakan itu hanyalah peluru nyasar yang berasal dari lapangan tembak, yang biasa dipake latihan Anggota Perbakin. “Peluru nyasar itu tidak masuk akal. Gedung DPR dan lapangan tembak itu arah-nya juga berbeda,” ujarnya.

Di sisi lain, adanya peristiwa penembakan yang menimpa Gedung DPR RI ini, menurutnya, dapat juga menjadi bahan renungan semua anak bangsa. Pasalnya, ia menduga, ini merupakan salah satu tanda alam, agar pusat pemerintahan dan lembaga vital negara dipindahkan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Kan kalo teman-teman ada yang berpikir lapangan tembak-nya dipindahkan, kalo saya sih menduga ini tanda-tanda alam, dan saya usulkan DPR yang dipindahkan sekarang. Sekaligus sebagai momentum agar pusat pemerintahan pindah ke Kalimantan,” pungkasnya.

https://www.gatra.com/rubrik/nasional/356472-Peluru-Nyasar-di-DPR-PDI-Perjuangan-Usulkan-DPR-Pindah-Ke-Kalimantan

Tinggalkan Balasan